Rubrik : Sastra
Jangan tinggalkan aku sendiri
Bayu semilir terkadang datang layar kapal tanjung
Menanak perjalanan perjuangan
Menanti cerita laju yang tak kunjung datang
Kupandang bias bingkai cerita kita dulu
Bias keinsyafan dalam perjuangan
Dulu!!!itu masanya!masaku belum tau!!!
Jalur bahari ufuk tangis mengiringi
Bersastra berpuisi bernyanyi
Layar terkembang itu memeluk erat
Membisik kep...
Belaian Ibu
Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. si ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang dihulurkan oleh si anak dan membacanya. OngKos upah membantu ibu: 1) Membantu Pergi Ke Warung: R...
Kala Mendung Menyapa
Entahlah. Hari demi hari wajah dunia semakin buram. Mendung seakan tidak pernah sirna dari permukaan bumi. Rintihan kesakitan sudah menjadi nyanyian syahdu yang senantiasa terdengar. Wajah ketakutan dan kegelisahan sudah sangat akrab terlihat pada raut wajah jiwa-jiwa tak berdosa. Tangisan orang tua dan anak-anak sudah lumrah untuk didengar. Desing...
Buka Saja Jilbabmu..!
apalagi yang hendak kau hijabjika tetamumu leluasa tahu dimana kau meletakkan jilbab.buka saja jilbabmuagar mudah kau garuk kepaladan lihat, apa yang kau simpan di dalam sana.hijabmu payaubagimu berenda biru lautbagiku telor asin siap belahmaka, buka saja jilbabmudan lihat apa yang tercecer dari dalam sanaOleh : Buyung KurniawanSumber puisi-indonei...
Melukismu Ibu
Ibu,Sejenak...Sayup-sayup kumandang adzan itu Melemparkan ingatanku pada kitaSaat-saat akhir sebelum sakitmu kambuhDan Alloh berkenan ’memanggilmu’Setelah ayah tak adakamu sering bilang,“nak, kamu jadi imamnya ya...ibu jadi makmumnya”aku mengangguk setujulalu kita ruku’ dan sujud bersamaberbisik padaNYA disajadah usang itutanda kita ingin...



